[ad_1]

Jakarta – Lima calon emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menggalang dana senilai total Rp 3,62 triliun dari penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Lima perusahaan tersebut adalah PT Capital Financial Indonesia, PT Cikarang Listrindo, PT Sillo Maritime Indonesia, PT Duta Intidaya, dan PT Graha Andrasentra Propertindo.

Lima calon emiten itu telah menetapkan harga penawaran. Teranyar, Capital Financial Indonesia mematok harga sebesar Rp 130 per saham. Perseroan melepas sebanyak-banyaknya 5,5 miliar saham atau setara 47,61%. Dengan begitu, potensi dana dari hasil go public tersebut mencapai Rp 715 miliar.

Sementara itu, Cikarang Listrindo memutuskan untuk melepas 1,6 miliar saham atau setara 10%. Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 1.500 per saham, perseroan bakal meraih dana Rp 2,41 triliun.

Selanjutnya, Sillo Maritime Indonesia melangsungkan penawaran sebanyak 500 juta saham dengan harga penawaran Rp 140 per saham. Perseroan berpeluang meraih dana IPO sebesar Rp 70 miliar.

Di lain pihak, pengelola gerai Watsons di Indonesia, Duta Intidaya membidik dana sekitar Rp 52,5-90,8 miliar dengan melepas 478 juta saham atau setara 23%. Perseroan membuka kisaran harga penawaran sebesar Rp 110-190 per saham.

Di sisi lain, pengelola taman rekreasi Jungleland, PT Graha Andrasentra Propertindo membidik perolehan dana sekitar Rp 299-345 miliar dengan melepas 2,3 miliar saham atau setara 10,19%. Anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) tersebut menawarkan harga pada kisaran Rp 130-150 per saham.

Adapun dua calon emiten lainnya, yakni PT Megapower Makmur dan PT Protech Mitra Perkasa sampai saat ini belum mengumumkan kisaran harga penawaran maupun target dana IPO.

Insentif
Selain menerbitkan saham perdana, Capital Financial juga akan menerbitkan maksimal sebanyak 2 miliar waran seri I, yang menyertai saham baru perseroan atau setara 33,06% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh, setelah pernyataan pendaftaran IPO.

“Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham saat tanggal penjatahan,” ungkap manajemen Capital Financial dalam pengumuman resmi, Jumat (10/6).

Adapun setiap pemegang 11 saham baru perseroan berhak atas empat waran seri I, dimana setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru. Waran yang diterbitkan tersebut mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama lima tahun.

Waran seri I merupakan efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham biasa atas nama dengan harga pelaksanaan Rp 135 per saham. Pembelian dapat dilakukan selam masa berlaku pelaksanaan, yakni enam bulan sejak tanggal pencatatan di BEI atau mulai 10 Januari 2017 sampai 19 Juli 2021.

Sesuai rencana, Capital Financial akan menggunakan sebanyak 99,65% dana IPO untuk peningkatan modal pada entitas anak. Rinciannya, sebesar 92,2% bakal dipakai untuk menyuntik modal PT Semeru Segara Ultima, sekitar 7,45% untuk PT Inigo Global Capital yang dialokasikan untuk mendirikan entitas usaha di bidang asuransi jiwa syariah. Sisanya 0,35% akan dimanfaatkan sebagai modal kerja perseroan.

Setelah IPO, komposisi kepemilikan saham Capital Financial terdiri atas PT Kirana Cemerlang sebanyak 52,38%, PT Niaga Hijau Indah 0,01%, dan masyarakat 47,61%. Kemudian, setelah penerbitan waran seri I, kepemilikan Kirana Cemerlang bakal menyusut menjadi 44,64%, Niaga Hijau tetap 0,01%, dan masyarakat meningkat menjadi 55,35%.

Capital Financial menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek. Masa penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung pada 13-15 Juni 2016. Tanggal pernyataan efektif dari OJK diharapkan pada 27 Juni dan masa penawaran dijadwalkan pada 29 Juni-12 Juli 2016. Sedangkan pencatatan saham di BEI pada 19 Juli.

Capital Financial merupakan usaha yang bergerak di sektor jasa konsultasi dan keuangan, yang telah berdiri sejak 2009. Semula, perseroan bernama PT Baron Indonesia. Perseroan merupakan bagian dari Grup Capital.

Adapun sejumlah perusahaan yang menjadi bagian dari Grup Capital sekaligus berstatus sebagai entitas anak perseroan, antara lain PT Capital Life Indonesia yang menjalankan usaha asuransi jiwa dan PT Capital Asset Management yang merupakan perusahaan manajer investasi. Selain itu terdapat satu entitas asosiasi yakni PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA).


Investor Daily

Farid Nurfaizi/MHD

Investor Daily

[ad_2]

Source link