Bisnis.com, JAKARTA—Anak usaha tidak langsung PT Golden Eagle Energy Tbk., PT Internasional Prima Coal, mengeluarkan dana US$ 12,3 juta untuk membeli saham PT Tabalong Prima Resources dan PT Mitra Hasrat Bersama masing-masing sebanyak 34,17%.

Dalam pernyataan resmi perseroan, Senin (1/6/2015), emiten pertambangan berkode SMMT itu menyatakan transaksi tersebut dilakukan pada 28 Mei 2015.

“Tabalong Prima Resources (TPR) beroperasi secara terintegrasi dengan Mitra Hasrat Bersama (MHB) melalui kepemilikan jalan angkut yang menghubungkan area konsesi batu bara dengan infrastruktur dermaga,” papar Direktur SMMT Abed Nego.

TPR adalah pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) atas area konsesi seluas 3.145 hektare di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Sumber daya batu baranya diklaim mencapai 292 juta ton dan cadangan batu bara sebanyak 109 juta ton.

Adapun MHB memiliki aset dermaga batu bara seluas 60 hektare, yang berlokasi di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Perseroan mengklaim transaksi ini bukanlah transaksi material karena dilakukan entitas asosiasi yang bukan perusahaan terkendali dan laporan keuangannya tidak dikonsolidasikan dengan SMMT.

Internasional Prima Coal (IPC) merupakan anak usaha tidak langsung SMMT melalui PT Mega Raya Kusuma (MRK), dengan kepemilikan efektif sebesar 39%. Adapun PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) merupakan pemegang saham terbesar IPC dengan porsi 51%.

This entry passed through the Full-Text RSS service – if this is your content and you’re reading it on someone else’s site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Bisnis.com