KANALSATU – Sosialisasi dan edukasi mengenai pasar modal perlu terus dilakukan. Meskipun jumlah investor dalam negeri terus meningkat, namun pasar yang potensial untuk digarap masih sangat besar.

Wakil Gubernur Jawa Timur menyebut masih banyak warga Jatim yang butuh pemahaman tentang pasar modal. ”Dari total penduduk Jatim yang mencapai 39 juta jiwa, baru 4,4 persennya saja yang sudah paham soal pasar modal,” ujarnya saat pembukaan Investment Festival 2017, Jumat (27/10/2017) di Surabaya.

Kepala Regional 4 OJK Heru Cahyono mengatakan, dalam dua tahun terakhir perkembangan bursa saham di Indonesia semakin membaik. Level IHSG selalu meningkat, bahkan 26 Oktober 2017 IHSG sempat tembus pada level 6.025,43.

”Mudah mudahan peningkatan ini mencerminkan persepsi investor khususnya luar negeri terhapap fundamental dan kinerja emiten di Indonesia,” papar Heru.

Namun Heru masih menyayangkan, karena sebagian besar saham atau investasi didominasi oleh asing, tepatnya 60 persen. Sehingga pihaknya mendorong dan mendukung BEI untuk meningkatkan jumlah investor domestik.

”Apakah sebagian masyarakat belum familiar dengan Pasar Modal, ataukah memiliki anggapan transaksi di Pasar Modal ini adalah orang yang berduit dan berpendidikan tinggi dan beresiko,” terangnya.

Diakuinya, pemahaman masyarakat terkait pasar modal masih minim. Tingkat literasi pasar modal sebesar 4,4 persen, sedangkan literasi perbangkan 28,9 persen dan asuransi 15 persen.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI), Alvino Kianjaya disela sambutannya pada pembukaan Investival 2017 mengakui, pihaknya terus memberikan pengetahuan kepada masyarakat, baik mereka yang sudah berinvestasi, maupun yang belum mengenal dunia investasi.

Disamping itu, BEI juga menyasar generasi muda dengan membentuk Galeri Investasi yang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia. Saat ini, total Galeri Investasi yang sudah dimiliki BEI sebanyak 313, dan Jatim tercatat memiliki Galeri Investasi terbanyak, yakni 46 Galeri.

”Luar biasa, antusias Perguruan Tinggi untuk kerjasama dan mau berinvestasi,” imbuhnya.

Ia juga menyebut, pasar modal Indonesia diklaim sebagai pasar bursa terbaik di seluruh dunia. Bahkan dalam 10 tahun terakhir, angka pertumbuhannya disebut paling tinggi dibanding negara-negara yang lain. (KS-5)



Source link