[ad_1]

brexitImage copyright
PA

Image caption

Indeks Pengelola Pembelanjaan IHS Markit menunjukkan penurunan menjadi 47,7 pada bulan Juli, tingkat terendah sejak bulan April 2009.

Keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa menimbulkan ‘penurunan dramatis’ kegiatan ekonomi, yang tidak pernah terjadi sejak berakhirnya krisis keuangan.

Data dari Purchasing Manager’s Index menunjukkan penurunan menjadi 47,7 pada bulan Juli, yang merupakan tingkat terendah sejak bulan April 2009. Indeks di bawah angka 50 menunjukkan terjadinya kontraksi ekonomi.

Meskipun demikian ekspor Inggris mengalami peningkatan didorong oleh melemahnya nilai poundsterling.

Laporan tersebut meneliti lebih 650 perusahaan jasa, dari sektor seperti perhubungan, layanan bisnis, komputer, dan rumah makan.

Pertanyaan yang diajukan adalah, “Apakah tingkat kegiatan bisnis perusahaan lebih tinggi, sama atau lebih rendah dibandingkan sebulan lalu?”

Bagi sektor manufaturing, pertanyaannya adalah apakah produksi naik atau turun.

PMI adalah serangkaian data signifikan pertama yang mengukur reaksi bisnis terhadap hasil referendum Inggris.

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan hasil referendum Inggris tersebut telah menekan ekonomi dunia.

Dalam laporan terbarunya, IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia pada 2016 menjadi 3,1% dari perkiraan semula 3,2%.

[ad_2]

Source link