JAKARTA — Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK EBA) mencatatkan efek beragun aset Danareksa BTN 04-KPR Kelas A (EBA Kelas A). EBA ini bernilai Rp 928 miliar.

EBA Kelas A yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia terdiri dari Seri A1 dengan nilai Rp 403 miliar dan Seri A2 dengan nilai Rp 525 miliar. Seri A1 memiliki rata-rata tertimbang jatuh tempo selema 2,08 tahun. Sedangkan Seri A2 mempunyai rata-rata tertimbang jatuh tempo selama 4 tahun.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Surat Utang BEI Saptono Adi Junarso mengatakan, EBA Kelas A Seri A1 akan ditawarkan dengan nilai 40,3 persen dari kumpulan tagihan portofolio KPR yang terpilih dan dibeli dari BTN. “Sedangkan EBA Kelas A Seri A2 ditawarkan dengan nilai 52,5 persen,” kata Saptono, Senin (23/12).

Tingkat bunga masing-masing EBA adalah 8,9 persen dan 9,5 persen. Kedua seri EBA mendapat peringkat AAA dari lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). PT Bank Mandiri Tbk bertindak sebagai kustodian dalam emisi EBA Kelas A ini.

Dicatatkannya EBA Kelas A BTN 04 ini menjadikan total emisi obligasi, sukuk, dan EBA di sepanjang 2013 sebanyak Rp 56,18 triliun. Nilai ini berasal dari 58 emisi dari 46 emiten.

Dengan pencatatan ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 244 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 215,83 triliun dan 100 juta dolar AS. Seluruh obligasi dan sukuk ini diterbitkan oleh 104 emiten. |ROL|