Pelemahan IHSG makin tebal, setelah dibuka turun sejak awal perdagangan hari ini. IHSG melemah 0,4% ke 5.195,4. “IHSG tunggu data inflasi dan penyelesaian utang Yunani. Di samping itu faktor libur satu hari, sehingga pasar (cenderung) melakukan aksi hold. Data ekonomi manufaktur China pagi ini juga masih kontraksi, sehingga diprediksi IHSG sampai akhir perdasgangan akan tertekan,” kata Analis Riset Panin Sekuritas Purwoko Sartono saat dihubungi hari ini, Senin (1/6/2015).

This entry passed through the Full-Text RSS service – if this is your content and you’re reading it on someone else’s site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Bisnis.com