[ad_1]



JAKARTA – BUMD yang telah masuk pasar modal dan sahamnya tercatat di BEI, antara lain PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) yang bergerak dalam bidang pengembang kawasan properti komersial, dan PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) yang bergerak di bidang industri air minum dalam kemasan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno, di Jakarta, kemarin. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mendorong BUMD untuk aktif mencari pendanaan alternatif salah satunya melalui pasar modal agar tidak bergantung pada penyertaan modal daerah.

Menurut Sandiaga, melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) merupakan salah satu cara terbaik untuk memperbaiki penerapan tata kelola perusahaan yang baik, dan juga opsi yang bagus untuk membuat perusahaan menjadi besar, dan mandiri secara permodalan. Sementara itu, Sandiaga memastikan aksi korporasi IPO itu masuk dalam rencana bisnis BUMD ke depan. Tidak hanya itu saja, Sandiaga juga akan mewujudkan program rumah down payment (DP) nol rupiah pada awal 2018.

”Pilot project yang akan kita luncurkan pertama kali dari PD Pembangunan Sarana Jaya. Rencananya, pada tanggal 18 Januari 2018 yaitu di pondok kelapa, mudah-mudahan bisa menjadi solusi. Kapasitas 700-800 unit ini merupakan program pembuka dari program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kami yaitu rumah DP nol rupiah,” tandasnya.

Baca Selengkapnya: Sandiaga Dorong BUMD Go Public Agar Tak Cuma Bergantung pada Modal Daerah

(dni)

[ad_2]

Source link