[ad_1]

BARITO KUALA – Membangun daerah harus dengan keberpihakan, tidak semua bisa dipukul rata, diperlakukan sama. Tanpa keberpihakan daerah akan sulit untuk maju.

“Kita tidak bisa jadi negara maju karena penyangga ekonomi sedikit. 60% perputaran ekonomi di Jakarta, padahal kita memiliki 514 kabupaten/kota,” kata Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) saat melantik 253 DPRt Barito Kuala dan Banjarmasin, di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Senin 30 Januari 2017.

 

Terkonsentrasinya ekonomi di kota besar menciptakan kesenjangan sosial, tertinggalnya pendidikan dan terbatasnya lapangan pekerjaan di daerah dibanding dengan kota besar.

“Mayoritas kabupaten/kota harus dimapankan, tingkatkan pendidikan dan lapangan kerja,” kata Hary Tanoe.

 

Untuk melakukan hal tersebut diperlukan kehadiran negara yang memberikan perlakuan khusus, kemudahan-kemudahan untuk masyarakat di daerah bisa lebih cepat maju.

Bila masyarakat daerah maju, maka daerah akan maju. Artinya penyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin banyak, Indonesia pun lebih cepat maju.

Kemakmuran, lanjut Hary, akan terwujud bila negara memiliki kemampuan secara ekonomi untuk membantu kebutuhan dasar masyarakatnya. Sehingga, kebutuhan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan hunian yang layak bisa dipenuhi.

[ad_2]

Source link