INILAHCOM, Washington DC – Pesawat mungil yang bisa dikendalikan dari jarak jauh alias  drone  sekarang ini semakin terjangkau oleh konsumen. Dengan harga di bawah Rp1 juta pun, konsumen kini bisa memiliki sebuah drone.

Bersamaan dengan perkembangan ini, muncul pula penyalahgunaan  drone  dan keluhan mengenai privasi. Banyak warga merasa diintip tetangga yang menggunakan sebuah  drone  berkamera.

Kejadian ini sempat diangkat dalam serial komedi  Modern Family  di stasiun televisi  ABC.  Tokoh Gloria yang sedang berjemur sinar matahari harus berurusan dengan  drone  tetangga yang 'mengintipnya'.

Kejadian serupa terjadi di dunia nyata. Charlie Rose di Atlanta, negara bagian Georgia, AS, merekam gambar sebuah  drone  yang mendekati rumahnya.

"Saya tidak mau ada  drone  mengganggu privasi saya," kata Charlie Rose seperti dikutip dari  VOA News.

Sementara di Miami, Florida, Christina Alessi 'diintip' dengan  drone  saat menyusui anaknya.

"Saya mencoba menjatuhkan  drone  itu," kata ibu tiga anak itu.

Ia merasa bila di rumah sendiri tidak bebas menyusi anak, kemana lagi ia bisa dengan nyaman melakukan kegiatan tersebut?

Kejadian lebih dramatis terjadi di New Jersey. Seorang warga menelepon panggilan darurat 911 dan melaporkan adanya  drone  tetangga yang dicurigainya mengintip.

"Ada seorang pria menerbangkan sebuah  drone  di atas kediaman saya," suara perempuan yang menelepon 911 terdengar melaporkan.

Tak lama kemudian giliran sang laki-laki menelepon 911. "Tetangga saya mengeluarkan senapan. Mereka menembaki arah saya, dan menembak jatuh  drone  saya dari udara," lapornya.

Untuk isu privasi  drone  ini, perangkat hukum memang lagi-lagi harus mengejar ketinggalan. Mirip dengan yang terjadi saat kacamata pintar Google Glass mulai diuji coba, dan juga ketentuan hukum seputar penggunaan  smartphone  saat menyetir atau berjalan.

Ryan Calo, pengamat hukum dari University of Washington, AS, mengatakan bahwa masih sedikit undang-undangan privasi di AS yang membatasi penggunaan  drone,  baik oleh pemerintah maupun perseorangan.

Sementara ini, menurutnya, baru delapan dari 50 negara bagian di AS yang memiliki UU pembatasan penggunaan  drone.  [ikh]

Inilah.com – Headline