INILAHCOM. Delhi — Gelombang panas di sejumlah negara bagian di India menggila. Permukaan jalan melelah, korban terus berjatuhan dan kini mencapai 1.400 orang.

Hindustan Times memberitakan di negara bagian Odisha, suhu mencapai 47 derajat celcius, yang memaksa ratusan ribu warga kerap harus membasahi tubuh untuk menahan hawa panas.

Di Andhra Pradesh dan Telanggana, dua negara bagian paling parah terkena gelombang panas, ratusan gelandangan dan pekerja konstruksi menemui ajal di jalan-jalan dan tempat kerja.

Prakash Rao, seorang pensiunan di Kabupaten Khrisna, mengatakan hanya ada dua pilihan bagi pekerja konstruksi; berhenti kerja dan kehilangan upah harian atau meregang nyawa di bawah terik matahari dan angin panas.

"Saya memilih yang pertama," ujar Rao. "Saya hanya menghabiskan beberapa hari terakhir untuk selalu membasahi tubuh."

Di Telanggana, cuaca berawan tapi angin panas belum juga hilang. Hujan dan badai turun pada malam hari, yang membuat pemerintah negara bagian menarik peringatan.

Di Kolkata, pemerintah negara bagian meminta Coal India — perusahaan batu bara India — menghentikan produksi, atau memotong shift siang untuk menghindari jatuh korban lebih banyak.

Di Uttar Pradesh, orang-orang berjalan terhuyung-huyung di bawah panas 45,8 derajat celcius.

Inilah.com – Headline