INILAHCOM, Jakarta – Semua pemain pasti ingin menjadi juara di turnamen bintang lima seperti BCA Indonesia Open Super Series Premier. Tapi, menjadi juara di turnamen penuh bintang bukan perkara mudah.

Indonesia Open Super Series Premier akan dimulai 2-7 Juni mendatang di Istora Senayan. Dengan titel Super Series Premier, pemain rangking 10 dunia wajib hadir.

Beberapa nama ternama seperti Lin Dan, Chen Long, Carolina Marin, Li Xuerui, Mathias Boe/Carsten Mogensen, Jan O Jorgensen hingga Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong dipastikan hadir di Istora Senayan.

Tahun lalu, Indonesia gagal meraih gelar. Tiongkok menguasai dengan dua gelar di nomor tunggal putri (Li Xuerui), ganda putri (Tian Qing/Zhao Yunlei).

Dalam jumpa pers jelang dimulai Indonesia Open, hadir beberapa pemain asing dan dua di antaranya adalah juara bertahan, yakni Jan O Jorgensen dan Zhao Yunlei.

"Pertandingan akan sulit dari babak pertama. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik. Saya rasa semua lawan sulit," ungkap Jorgensen.

Hal senada diungkapkan Zhao Yunlei. Peraih dua gelar di ganda putri dan ganda campuran itu menilai kekuatan merata dan semua punya peluang menjadi juara.

"Semua pemain yang datang kuat. Semoga bisa melaju hingg final. Ada banyak lawan tangguh dan salah satunya tentu wakil tuan rumah, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir," kata Zhao, yang berpasangan dengan Zhang Nan di ganda campuran.

Sementara itu, Mathias Boe lebih blak-blakan menyebut rival terkuat di Indonesia Open kali. Pemain yang berpasangan dengan Carsten Mogensen di ganda putra itu hanya ingin fokus satu pertandingan ke pertandingan lain.

"Asal tampil fokus, semua pemain berpeluang juara. Tapi, kalau harus menyebut rival terkuat, saya rasa Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ada juga pasangan Tiongkok," bebernya.

Inilah.com – Headline