INILAHCOM, Jakarta – Pemerintah menegaskan belum berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun BBM penugasan untuk bulan Juni 2015.

Pemerintah masih perlu melakukan evaluasi atau kajian terkait pola penyesuaian harga BBM yang mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja, mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi lagi mengenai harga BBM pada Juli mendatang. Namun, ini bukan berarti harga BBM akan dinaikkan karena jangka waktu evaluasi berkisar antara tiga hingga enam bulan.

Wiratmaja mengakui, harga rata-rata Mean of Platts Singapore (MOPS) pada bulan ini, sedikit mengalami peningkatan dibandingkan April 2015. Ini berarti, Pertamina masih mengalami kerugian dalam penjualan BBM.

Pada akhir tahun nanti, Pemerintah akan melakukan penghitungan selisih dari harga jual BBM dengan MOPS tersebut. Apabila dari perhitungan tersebut diketahui negatif atau ada kerugian, menurut Wiratmaja, Pemerintah akan mencarikan jalan keluarnya. Sebaliknya jika plus, akan dipergunakan untuk menambah stok BBM. “Kita berharap deltanya tidak banyak. Malah diharapkan nol, jadi tidak perlu reimburse,” tambahnya.

Sementara itu terkait perubahan jangka waktu penentuan harga BBM yang semula dilakukan setiap bulan atau lebih dari satu kali dalam satu bulan jika dianggap perlu, Pemerintah tengah menyusun revisi Permen ESDM No 04 Tahun 2015 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. [jin]

Inilah.com – Headline