INILAHCOM, Jakarta – Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 dapat mencapai kisaran 5,4-5,8 persen (yoy), lebih optimistis dibandingkan tahun ini yang diperkirakan hanya mencapai 5,1 persen (yoy).

"Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 dapat berada pada kisaran 5,4-5,8 persen lebih tinggi dari perkiraan kisaran ekonomi 2015," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat rapat dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Agus merasa optimistis, untuk 2016 pertumbuhan ekonomi nasional akan kembali membaik. Perkiraan tersebut didasari pada proses perbaikan ekonomi global yang akan semakin membaik khususnya di negeri maju.

Pertumbuhan perekonomian dunia 2016 diperkirakan dapat mencapai 3,8 persen, lebih tinggi dari perkiraan 2015 sebesar 3,4 persen. "Pertumbuhan perekonomian global yang meningkat tersebut kemudian akan berdampak pada perbaikan harga komoditas dunia," ujar Agus.

Menurut Agus, hal tersebut, tentunya diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan ekspor Indonesia pada 2016.

Selain itu, prospek perbaikan ekonomi nasional tahun 2016 juga ditopang oleh peningkatan permintaan domestik baik konsumsi maupun investasi.

"Perbaikan konsumsi rumah tangga akan didorong oleh meningkatnya daya beli sejalan dengan peningkatan pendapatan dan terkendalinya inflasi sesuai target 4 plus minus satu persen," ujar Agus.

Agus menambahkan, meningkatnya implementasi investasi berupa proyek-proyek infrastruktur juga diperkirakan turut menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi nasional. [tar]

Inilah.com – Headline