INILAHCOM. Jakarta – Harga saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) berpeluang ditransaksikan dengan Price Earning Ratio (PER) PE 16 kali setahun ke depan. Karena itu, harga sahamnya berpeluang mencapai target harga di Rp20.656 atau punya ruang penguatan 57%.

Pada sesi pertama perdagangan Jumat (29/5/2015), saham PT Semen Indonesia (SMGR) ditutup menguat Rp100 (0,7%) ke Rp13.450 per saham.

David Sutyanto analis riset First Asia Capital mengatakan, dari sisi kinerja tahun lalu, pendapatan SMGR tumbuh 10,14% mencapai Rp26,98 triliun dari 2013 di Rp24,50 triliun. Sedangkan di bottom line, laba bersih SMGR 2014 lalu tumbuh 3,64% mencapai Rp5,56 triliun. “Angka ini melambat dari 2013 lalu yang tumbuh 10,79%," kata David kepada INILAHCOM.

Earnings per Share  (EPS) 2014 sebesar Rp938 naik dari EPS 2013 Rp905. “Tahun ini kami memperkirakan pendapatan bersih berpeluang tumbuh 18,27% mencapai Rp31,92 triliun dengan asumsi volume penjualan semen tumbuh 7% mencapai 28 juta ton dengan harga jual rata-rata turun 5%,” papar dia.

Sedangkan laba bersih 2015 diperkirakan tumbuh 37,77% mencapai Rp7,66 triliun dengan marjin 24%. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan mencapai Rp1.291 per saham.

Hingga kuartal I 2015, pendapatan bersih mencapai Rp6,34 triliun atau tumbuh tipis 2,63% secara tahunan.

Sementara itu, pendapatan bersih tersebut baru mencapai 20% dari proyeksi tahun ini. Di bottom line, laba bersih kuartal I-2015 mencapai Rp1,2 triliun atau turun 9%. Pencapaian laba bersih hingga kuartal I-2015 baru mencerminkan 15,7% dari proyeksi laba tahun ini.

Pada harga Rp13.175, harga saham SMGR hanya ditransaksikan dengan Price Earnings Ratio (PER) 10,2 kali berdasarkan estimasi 2015.

Menurut dia, saham SMGR berpeluang ditransaksikan dengan PE 16 kali setahun ke depan sesuai dengan PE industri. Artinya, harga saham ini berpeluang mencapai target harga di Rp20.656 atau punya ruang penguatan 57% dari harga Rp13.175. [jin]

Inilah.com – Headline