JAKARTA – Penggabungan tiga perusahaan tambang dalam holding BUMN Industri Pertambangan yang dipimpin PT Inalum (Persero) disambut positif.

Menurut Analis Ekuitas dari Trimegah Sekuritas Sandro Sirait, saham anggota holding tersebut yakni PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini bergerak naik dengan rata-rata di atas 2%

“Investor sudah dapat kepastian bahwa Inalum tak perlu tender offer dan ini mengurangi sentimen negatif, ” ujar Sandro, Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Baca Juga: RUPSLB Antam Cs Selesai, Indonesia Miliki Holding BUMN Tambang!

Dia menambahkan, investor sepertinya meyakini tiga perusahaan tambang pelat merah tersebut secara jangka panjang sangat diuntungkan. “Mereka (investor) tahu bahwa negara (RI) toh tak akan mau membuat perusahaan-perusahaan ini rugi,” kata Sandro.

Menurut dia, isu-isu negatif yang beredar kamarin cenderung lebih banyak diciptakan oleh pihak yang memiliki agenda lain. Sehingga sempat menimbulkan keraguan bagi investor. “Kini investor tidak terbawa arus itu,” ujar Sandro.

Dia melanjutkan, tidak ada perubahan mendasar dari tiga perusahaan tambang pelat merah yang jadi anggota holding tersebut. Karena sahamnya juga masih dimiliki dan dikontrol pemerintah. Bahkan, komisaris dan direksi juga masih ditunjuk oleh pemerintah.



Source link