Ilustrasi Picture/inilah

Ilustrasi Picture/inilah

Jakarta – IHSG melemah 45,5 poin atau 1,04% menjadi 4.317,37 pada perdagangan Kamis (10/1/2013). Investor asing mengalami net sell sebesar Rp234,4 miliar.

Volume perdagangan mencapai 4,1 miliar saham senilai Rp4,8 triliun. Sebanyak 183 saham melemah, 89 saham menguat dan 104 saham stagnan. Indeks mengalami aksi ambil untung sehingga lebih banyak bergerak di zona negatif. Level terendah di 4.298,61 dan tertinggi di 4.377,14.

Indeks LQ45 melemah 1,4%, indeks JII lebih rendah 1,4%, indeks ISSI terpangkas 1,06% dan IDX30 jatuh 1,5%. Pelemahan terdalam dialami saham sektor aneka industri 3,8% disusul saham sektor manufaktur 2,1%.

Menurut pelaku pasar modal, Sem Susilo, saat ini tidak ada indikasi yang terlalu mengkhawatirkan bagi pasar saham. IHSG sudah mendekati support 4.325 yang cukup kuat. “Kurs rupiah yang saat ini agak menekan IHSG,” katanya. Rupiah berada di level Rp9.715 per US%.

Saham yang menguat seperti saham FAST naik Rp500 ke Rp12.500, PTBA naik Rp350 ke Rp16.150, BYAN naik Rp300 ke Rp9.500, EXCL naik Rp200 ke Rp5.650, BAEK naik Rp150 ke Rp1.150, CENT naik Rp120 ke Rp1.300, BTPN naik Rp100 ke Rp5.400, IBST naik Rp100 ke Rp5.300, MKPI naik Rp100 ke Rp4.250, TOTO naik Rp100 ke Rp6.800.

Untuk saham yang tertekan seperti saham MLBI turun Rp10.000 ke Rp740.000, GGRM turun Rp1.150 ke Rp52.850, ITMG turun Rp1.150 ke Rp40.550, AALI turun Rp650 ke Rp19.550, INTP turun Rp600 ke Rp21.300, HMSP turun Rp500 ke Rp63.000, ASII turun Rp350 ke Rp7.350, HEXA turun Rp300 ke Rp7.750, SMGR turun Rp250 ke Rp15.450, SCCO turun Rp225 ke Rp4.175.

Bursa saham Eropa bergerak mixed pada pembukaan menjelang keputusan soal suku bunga dari Bank Setral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE).

Indeks FTSE naik 0,02% ke 6.100,13, indeks DAX lebih rendah 0,04% ke 7.717,01 dan indeks CAC lebih rendah 0,4% ke 3.699,67 dan indeks IBEX terpangkas 0,4% ke 8.564,40.

Sementara bursa saham Asia menguat merespon data perdagangan China. Ekspor negara itu naik 14,1 persen dari periode yang sama tahun 2011. Ekspektasi ekonom hanya naik 4% dari 2,9% di bulan November. Untuk impor bulan Desember naik 6 persen dari perkiraan pasar naik 3%.

Indeks Nikkei naik 0,7%, indeks Hang Seng naik 0,6%, indeks STI naik 0,08%, indeks Shanghai naik 0,1%, indeks Kospi naik 0,7% dan indeks ASX naik 0,3%. Untuk kurs EUR/USD melemah 0,05%, kurs USD/JPY naik 0,3%, kurs EUR/JPY naik 0,2%. |inilah|