[ad_1]

JAKARTA – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan kemampuan para alumni di bisnis pasar modal. Hingga kini, Iluni menaungi lebih dari 350.000 anggota aktif.

Ketua Iluni Arife B Hardono memandang positif perkembangan pasar modal Indonesia, karena menjadi elemen penting bagi pengembangan ekonomi nasional. Kondisi tersebut jadi latar belakang Iluni untuk kembangkan kerjasama dengan BEI.

“Jadi Bursa Efek Indonesia menjadi sebuah tools bagi perekonomian Indonesia, karena status dan performance pertumbuhan tahun 2016 yang luar biasa di mana kenaikan saham lebih dari 15% kemudian nilai market kapitalisasi juga lebih dari USD100 miliar dan IPO di tahun lalu juga Rp179 triliun,” ujarnya usai menghadiri pembukaan perdagangan saham BEI.

Menurutnya, kerjasama ini ditargetkan akan mengakomodasi aspirasi bisnis yang ada du Indonesia sehingga dapat lebih berkembang. Tidak hanya untuk kalangan alumni saja, namun untuk masyarakat secara keseluruhan. Para pelaku bisnis diharapkan akan lebih paham bagaimana potensi pasar modal bagi pengembangan bisnis.

“Harapannya bagi masyarakat akan jadi sebuah tools untuk berbisnis. Alumni dan masyarakat bisa mengetahui bagaimana sebuah bursa bertransaksi dan kontribusi alumni bisa lebih banyak dan ikut serta di sana,” ujarnya.

Kerjasama tersebut akan direalisasikan dalam bentuk program pengenalan investasi modal secara berkala, lomba simulasi investasi saham, kerjasama pengenalan pasar modal, pembukaan tambahan gerai investasi BEI plus, dan pengembangan aplikasi sosialisasi pasar modal.

[ad_2]

Source link