JAKARTA – Perusahaan tambang PT Kapuas Prima Coal hari ini akan mencatatkan saham perdana di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan pencatatan ini, Kapuas Prima Coal akan menjadi emiten ke 27 sekaligus emiten ke 561 yang tercatat di pasar modal.

Perusahaan berencana melepas 550 juta lembar saham atau setara dengan 20,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh sesudah penawaran umum.

Dalam masa penawaran umum, perseroan menawarkan saham di harga Rp120-Rp170 per saham. Dengan demikian, Kapuas Prima Coal menargetkan raihan dana sebesar Rp66 miliar hingga Rp93,5 miliar.

Baca Juga: Incar Dana Rp93 Miliar, Kapuas Prima Coal Patok Harga IPO Rp120-Rp170/Saham

Melalui penawaran umum saham perdana perusahaan bakal menerbitkan saham baru dalam rangka pelaksanaan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB) senilai Rp70 miliar atau 500 juta lembar saham biasa atas nama pada tanggal penjatahan.

Sebagai informasi, perusahaan didirikan pada tahun 2005 dengan kegiatan usaha di bidang pertambangan dan perdagangan. Adapun lokasi penambangan di Desa Bintang Mengalih, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah berjarak 190 km dari Pangkalan Bun, dengan pelabuhan di Kalaf, dengan wilayah penambangan 5,569 Ha.

Untuk kinerja keuangan, per 30 April 2017, perseroan memiliki penjualan Rp107 miliar dan total ekuitas sebesar Rp299 miliar. Perseroan juga memiliki kewajiban sebesar 326 miliar.

(kmj)



Source link