Foro: inilah.com/Wirasatria

Foro:
inilah.com/Wirasatria

Jakarta – Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (10/1/2012) diprediksi datar cenderung melemah. Hasil pertemuan BI diekspektasikan mengecewakan.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, potensi sideways (mendatar)-nya rupiah hari ini dengan kecenderungan melemah dipicu oleh pasar yang bakal kecewa atas hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Menurut Firman, hasil pertemuan BI sudah diekspektasikan tidak akan berhasil meredam pelemahan rupiah lebih lanjut.

Meskipun, pasar secara umum masih memperkirakan, BI akan tetap mempertahkan BI rate di level 5,75%, namun pasar menginginkan BI menaikkan suku buga Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (Fasbi) dari level 4% ke 4,25% untuk meredam tekanan inflasi lebih lanjut dan juga memperkuat kinerja rupiah. “Karena itu, rupiah akan sideways dengan kecenderungan melemah dalam kisaran 9.700 hingga 9.800 per dolar AS,” katanya kepada redaksi.

Tapi, pelemahan rupiah agak tertahan sehingga secara umum, lajutnya menjadi sideways seiring positifnya sentimen dari faktor global. Salah satunya adalah data persetujuan pembangunan rumah Australia pagi ini yang angkanya sudah diprediksi naik dari -7,6% menjadi 4% untuk November 2012.

Begitu juga dengan data produksi industri Perancis yang sudah diprediksi positif dari -0,7% menjadi 0,2% untuk November 2012. “Tapi, untuk sentimen rupiah, pasar lebih fokus pada pertemuan Bank Indonesia,” ungkap dia.

Dari sisi sentimen global, lanjutnya, pasar cenderung waspada menjelang pengumuman suku bunga European Centaral Bank (ECB) dari level saat ini 0,75% pada Kamis (10/1/2012) malam. “Begitu juga dengan suku bunga Bank of England (BoE) yang sudah diprediksi tidak berubah di posisi 0,5%,” papar dia.

Dari Asia, China akan merilis data neraca perdagangan pada hari ini, tapi bersifat tentatif dan angkanya sudah diprediksi naik dari US$19,6 miliar menjadi US$19,7 miliar. “Ini tentatif bisa dirilis bisa tidak,” imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Rabu (9/1/2013) ditutup stagnan pada level lemah 9.740/9.750. |Inilah|