INILAHCOM, Jakarta – Tidak ada yang susah bagi KPK untuk memeriksa kebenaran pulau di Pandeglang Banten, apakah milik keluarga Ratu Atut atau tidak.

Pihak keluarga sebenarnya sudah mengakui kedua pulau itu memang milik keluarga Atut. Itu dimiliki sejak orang tua Gubernur Banten itu masih hidup.

Pulau itu terletak di bagian barat Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banteng yakni Pulau Popole dan Pulau Liwungan.

Presidium ASHTN Indonesia (Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara) Sudiyatmiko Aribowo mengatakan, KPK bisa menelusuri itu melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Bisa dicek ke BPN kapan pulau tersebut dimiliki oleh keluarga Atut,” ujar Sudiyatmiko kepada INILAHCOM, Rabu (19/2/2014).

Dia mengatakan, kasus dugaan kepemilikan pulau bisa ditindak KPK. Komisi anti rasuah itu, kata Sudiyatmiko, bisa melakukan penyitaan.

Sebab, kepemilikan tanah pasti miliki surat tanah sebagai bukti itu milik keluarga Ratu Atut.

“Kalau dua pulau tersebut patut diduga berasal dari hasil korupsi maka KPK dapat menyita sertifikat kepemilikan atas dua pulau tersebut,” kata dia. [gus]