Bisnis.com, JAKARTA—Rupiah paling anjlok pada Kamis sore (28/5/2015) dibandingkan mata uang lain di Asia yang bergerak variatif.

Dari 11 mata uang yang dipantau melalui Bloomberg Dollar Index, sebanyak 6 mata uang menguat dan 5 mata uang melemah.

Rupiah terdepresiasi 0,26% di akhir perdagangan pasar spot pada 15.59 WIB ke Rp13.223 per dolar AS. Mata uang Garuda semakin mendekati level terendah di Rp13.245 per dolar AS yang terjadi pada 16 Maret 2015.

Yen hari ini terus merosot dan diperdagangkan di level terendah dalam 13 tahun terakhir. Mata uang Jepang tersebut terdepresiasi 0,20% ke 123,91 yen per dolar AS pada pukul 16.36 WIB.

Mata uang yang hari ini naik paling tajam adalah rupee. Mata uang India tersebut menguat 0,35% pada pukul 16.31 WIB, diikuti oleh peso Filipina yang naik 0,26% pada pukul 15.59 WIB.

Kurs Mata Uang Asia 

Kurs

Nilai

Perubahan

WIB

Rupee

63,8025

+0,35%

16:31:25

Peso

44,597

+0,26%

15:59:59

$ Taiwan

30,601

+0,23%

14:59:59

$ Singapura

1,3487

+0,16%

16:36:37

$ Hong Kong

7,7526

+0,08%

16:36:34

Baht

33,76

+0,05%

16:36:08

Yuan

6,2014

-0,00%

15:29:38

Won

1.106,12

-0,05%

12:59:59

Ringgit

3,6418

-0,15%

15:58:00

Yen

123,91

-0,20%

16:36:07

Rupiah

13.223,00

-0,26%

15:59:59

Sumber: Bloomberg

 

This entry passed through the Full-Text RSS service – if this is your content and you’re reading it on someone else’s site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Bisnis.com