SANGAT DITUNGGU EMITEN

OJK Siapkan Regulasi Instrumen Pasar Modal
Oleh Devie Kania dan Nasori Ahmad | Selasa, 21 Maret 2017 | 14:00

Anggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida. FOTO: BeritaSatu Photo/ DAVID GITA ROZAAnggota Dewan Komisioner/Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida. FOTO: BeritaSatu Photo/ DAVID GITA ROZA


JAKARTA
– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan sejumlah regulasi
yang dapat menunjang pengembangan instrumen pasar modal pada tahun
ini. Regulasi tersebut antara lain menyangkut aturan penerbitan
medium
term notes

(MTN), sekuritisasi aset dengan underlying
future income
,
dan obligasi tanpa masa pelunasan (perpetual
bond
).


Regulasi
tersebut sudah lama ditunggu para emiten di Bursa Efek Indonesia yang
memerlukan skema pendanaan khusus. Sejauh ini ada beberapa perusahaan
yang berniat menerbitkan perpetual
bond
maupun
sekuritisasasi aset dengan jaminan pendapatan yang diperoleh pada
masa datang, namun masih terkendala karena ketiadaan regulasi.


Kepala
Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, sejauh ini
pihaknya masih memproses regulasi instrumen surat utang jangka
menengah atau MTN. Dia menjelaskan, ada pertimbangan untuk
memberlakukan peringkat kepada korporasi yang berniat menerbitkan
MTN.


“MTN
ini ’kan biasa diterbitkan kepada pihak tertentu, jadi penerbitannya
biasa tidak lewat OJK. Tapi kita lihat nanti, OJK masih dalam tahap
kajian, dan kami juga sedang menyiapkan regulasi tentang perpetual
bond
dan
memproses sekuritisasi future
income
,”
ungkap Nurhaida di Jakarta, Senin (20/3).


Sejauh
ini, perusahaan yang berniat melakukan sekuritisasi future
income
adalah
PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Namun, menurut Nurhaida, OJK perlu mengkaji
lebih lanjut karena underlying
yang biasa digunakan untuk sekuritisasi adalah yang bersifat
receivable
(piutang).
Sedangkan underlying
dari sekuritisasi Jasa Marga adalah pendapatan di masa depan (future
income
)
yang tidak termasuk
receivable.


“Produk
sekuritisasi Jasa Marga pasti merupakan EBA (efek beragun aset). Cuma
persoalannya belum ada peraturan soal itu, sehingga kami sedang
memproses guna melihat bagaimana perhitungan untuk sekuritisasi
dengan underlying
future
income
,”
kata dia. (hg)


Baca
selanjutnya di
http://id.beritasatu.com/marketandcorporatenews/sekuritisasi-jasa-marga-instrumen-keuangan-yang-baru/157961


Kirim Komentar Anda

Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Source link