[ad_1]

ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Otoritas pasar modal resmi memberlakukan relaksasi transaksi margin kemarin. Dengan relaksasi itu, pelaku pasar dapat memakai fasilitas margin atas 180 saham. Itu juga diprediksi bakal mendongkrak transaksi.

Relaksasi transaksi itu juga diikuti aturan baru soal syarat dan perdagangan efek dalam transaksi marjin dan transaksi short selling. Selanjutnya, keanggotaan marjin dan short selling juga menghadapi hal serupa. Di mana, otoritas bursa mengubah aturan Nomor II-H tentang persyaratan dan perdagangan efek dan transaksi marjin dan short selling. Kemudian aturan Nomor III-I tentang keanggotan marjin dan short selling.

Dalam perubahan aturan efek dapat ditransaksikan dan dijaminkan dalam transaksi margin, saham tercatat di atas 12 bulan ditransaksikan paling kurang 90 persen dari total jumlah hari bursa selama 6 bulan terakhir. Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian di atas Rp 5 miliar dan atau di atas rata-rata nilai transaksi harian di atas Rp 250 juta dengan volume transaksi harian di atas 500 ribu.

Untuk saham tercatat kurang dari 3 bulan hingga 12 bulan, saham itu ditransaksikan paling kurang 90 persen dari total jumlah hari bursa selama paling kurang 3 bulan dan 6 bulan terakhir. Rata-rata nilai transaksi harian saham di atas Rp 10 miliar baik kurang dari 3 bulan dan 6 bulan terakhir untuk saham tercatat di bursa. Rata-rata nilai transaksi harian di atas Rp 500 juta dan rata-rata volume transaksi harian di atas 1 juta saham.

Selain itu, jumlah pemegang saham perusahaan tercatat paling kurang 300 pemegang saham. Perusahaan tercatat itu juga tidak mengalami rugi besar dan tidak memiliki ekuitas negatif berdasar laporan keuangan terakhir disampaikan ke bursa. Perusahaan tercatat mempunyai price to earning ratio (PER) tidak lebih dari 3 kali PER market atau price book value (PBV) tidak lebih dari 3 kali PBV market. Bila PER negatif, maka retained earnings harus positif.

Selain itu, otoritas pasar modal juga mengubah aturan Nomor III tentang keanggotaan margin dan short selling. Anggota bursa (AB) dengan modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) senilai Rp 250 miliar atau lebih dapat melakukan transaksi margin skema baru. Sedang AB dengan MKBD kurang Rp 250 miliar, hanya dapat bertransaksi margin 45 efek margin.

Sebelumnya, kini dafter feel margin tercatat 180 dari sebelumnya sekitar 62 efek. Sedang daftar efek ditransaksikan shortsell ada 137 efek. Saham keluar daftar efek shortsell yaitu Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP). Relaksasi aturan transaksi margin diharap dapat meningkat. Itu mengingat, saham ditransaksikan secara margin makin banyak.

”Jadi, kami harap transaksi saham lebih aktif. Investor juga punya banyak pilihan saham untuk bertrasnsaksi jual beli saham,” tutur Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) Alpino Kianjaya. (far)




Editor : Wahyu Sakti Awan

[ad_2]

Source link