Bursa Efek Indonesia

Layar yang memuat informasi pergerakan saham (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Otoritas Jasa Keuangan mencatat jumlah investor lokal di pasar modal masih sedikit. Dari total penduduk Indonesia hingga 249 juta orang, hanya satu persen yang menjadi investor di pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan rendahnya minat masyarakat di dunia pasar modal disebabkan kurangnya pengetahuan dan akses untuk bisa ikut dalam kegiatan di pasar modal.

“Kita lihat 1 juta investor dibanding dengan jumlah penduduk Indonesia itu hanya 0,39 persen, negara lain Malaysia dan Singapura investor bisa 20 persen.” ujar Nurhaida di Mainhall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (18/3).

Nurhaida mengatakan Indonesia perlu meningkatkan jumlah investor secara signifikan dan masif. Untuk itu, perlu dilakukan terobosan dan melakukan sosialiasi kepada masyarakat terkait manfaat yang bisa diperoleh berinvestasi di pasar modal.

Apalagi, ke depan pasar modal bisa menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dia Nurhaida berharap jumlah investor lokal di pasar modal akan terus bertambah.

“Sehingga manfaat dari harga saham yang naik dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh para investor lokal,” ujarnya.



Source link