KOMPAS.com – Setelah ditariknya game Flappy Bird dari toko aplikasi Apple dan Google, banyak game-game tiruan dan palsu yang mencoba mengambil untung. Bahkan, sebelumnya juga diberitakan beredar game Flappy Bird yang mengandung malware.

Gerah dengan fenomena tersebut, Apple dan Google mencoba mencegah hal tersebut terjadi di toko aplikasinya. Karena itu, dua toko aplikasi besar tersebut memutuskan untuk menolak game baru dengan judul yang mengandung kata “Flappy.”

Saat ini beredar game Flappy Fish, Flappy Pig, atau Splashy Fish yang gameplaynya mirip dengan Flappy Bird. Namun dikutip dari The Verge (16/2/2014), beberapa developer game melaporkan bahwa Apple dan Google tidak memperbolehkan game yang ingin mendapatkan untung dari popularitas Flappy Bird.

Pada Jumat (14/2/2014), seorang developer berkicau di akun Twitternya yang mengatakan game Flappy Dragon buatannya ditolak Apple dengan alasan nama aplikasinya mencoba mengambil untung dari aplikasi populer lain.

Sementara Google menolak dengan menyertakan pemberitahuan, “Jangan menggunakan keyword yang tidak berhubungan atau yang bisa membingungkan dalam deskripsi, judul, atau metadata aplikasi.”

Setelah tweet tersebut beredar, muncul kicauan dari developer-developer lain yang mengeluhkan hal yang sama. Dengan demikian, Apple dan Google menyarankan developer game untuk mengubah atau mengganti judul game mereka.

Juru bicara Apple mengatakan, Apple tidak menolak game dengan judul “Flappy,” namun berupaya melindungi konsumennya dari penipuan. Konsumen bisa berpikir jika game tersebut adalah game pengganti atau masih berhubungan dengan game Flappy Bird asli.

Selain menolak game-game baru, game yang telah beredar di toko aplikasi Apple dan Google pun harus mengubah namanya. Seperti game Flappy Bee yang kini mengubah namanya menjadi Jumping Bee.

Sumber: The Verge
Editor: Wicak Hidayat