INILAH.COM, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan produksi migas peak production Lapangan Cepu akan terjadi di pertengahan 2015.

Deputi Pengendalian dan Operasi SKK Migas, Muliawan optimistis puncak produksi Lapangan Cepu yang dikelola Mobil Cepu Limited (MCL) pada pertengahan 2015 mencapai 165 ribu bph.

“Sekarang posisi produksi MCL berkisar 25-26 ribu bph. Diharapkan beberapa train segera rampung, dan siap produksi. Pertengahan 2015 optimis tercapai 165 ribu bph,” ujar Muliawan di Gedung DPR, Senin (17/2/2014).

Muliawan berharap, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) menemukan cadangan migas sehingga bisa meningkatkan produksi migas dalam negeri. Langkah ini juga sejalan untuk mendorong target lifting minyak nasional.

“Kita belum menemukan yang baru. Kalau kita menemukan minyak, segera melakukan produksi,” tuturnya.

Kementerian ESDM mengusulkan untuk merivisi target lifting minyak sebesar 810-820 ribu bph dari target awal sebesar 870 ribu bph. Alasannya lantaran KKKS mengalami kesulitan dalam mengoperasikan sumur-sumur tua. Selain itu produksi Blok Cepu mengalami kemunduran lantaran sejumlah hal teknis. [hid]