Right Issue, Waskita Karya (WSKT) Gelar Roadshow ke 3 Negara

Waskita Karya akan menggelar roadshow dalam rangka rights issue

ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—PT Waskita Karya (Persero) Tbk., perusahaan konstruksi milik negara, berencana menawarkan saham baru kepada investor di 3 negara sebagai bagian proses right issue yang rencananya bakal digelar pada Juni 2015.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Antonius Nugroho mengatakan tiga negara tersebut antara lain Hongkong, Singapura dan Malaysia. “Ini sedang roadshow ke Hongkrong, kemarin sudah dari Singapura dan Senin yang akan datang ke Kuala Lumpur,” katanya kepada Bisnis.

Antonius mengatakan respon invetor yang telah ditemui emiten berkode saham WSKT itu positif. Perusahaan menargetkan dapat mengumpulkan dana sekitar Rp5,39 triliun dari proses right issue di pasar modal tersebut.

Seperti diketahui, right issue itu dilakukan oleh Waskita Karya setelah memperoleh persetujuan dari pemerintah dan DPR untuk memperoleh penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp3,5 triliun dalam APBN Perubahan 2015.

Right issue tersebut merupakan cara agar tambahan modal yang diberikan pemerintah dapat masuk ke dalam BUMN yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia. Right issue itu dilakukan agar porsi kepemilikan negara di perusahaan sebesar 67,73% tidak berkurang atau terdilusi.

Pelaksana penjamin emisi dari proses right issue tersebut adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Securities dan PT Danareksa (Persero). Jumlah lembar saham baru yang bakal ditawarkan pada saat right issue mencapai 4,81 miliar atau 29% dari jumlah lembar saham baru terhadap saham portepel yang mencapai 16,27 miliar per 31 Desember 2014.

Berdasarkan paparan yang pernah disampaikan perseroan, periode perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) tersebut akan dimulai pada 15 Juni 2015 dan berakhir pada 22 Juni 2015.

Akhir pembayaran pemesanan saham tambahan ditetapkan pada 2 Juli 2015 serta pembeli siaga melaksanakan kewajibannya 6 Juli 2015. Perusahaan juga memperkirakan Otoritas Jasa Keuangan bakal mengeluarkan Surat Pernyataan Efektif pada 8 Juni 2015. Perusahaan akan menggelar RUPS untuk membahas Right Issue itu pada 10 Juni 2015.

Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Choliq memperkirakan harga saham dalam right issue yang bakal digelar pada Juni 2015 tersebut sekitar Rp1.100-Rp1.600 per lembar

Menurutnya, perseroan menetapkan asumsi harga dengan batas bawah Rp1.100 karena apabila right issue dilakukan pada saat pasar sedang bergejolak maka aksi korporasi tersebut tetap dapat dilaksanakan.

Pada perdagangan Jumat (29/5), harga saham WSKT mencapai Rp1.700 per lembar atau menurun 1,73% dibandingkan dengan Rp1.730 harga penutupan pada sehari sebelumnya. Kapitalisasi pasar Waskita Karya mencapai sekitar Rp16,85 triliun pada saat ini.

This entry passed through the Full-Text RSS service – if this is your content and you’re reading it on someone else’s site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Bisnis.com