jasa margaJakarta – Saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk tahun ini tampaknya akan moncer. Selain kenaikan tarif sembilan ruas tol, beroperasinya lima ruas tol yang dikelola oleh perusahaan pelat merah tersebut, menjadi katalisnya.

Analis Etrading Securuties menilai, rencana JSMR untuk menaikkan tarif 9 ruas jalan tol merupakan hal yang positif. “Kenaikan tarif tersebut diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kinerja keuangan JSMR kedepannya,”ujarnya.

Seperti diketahui, tarif sembilan ruas tol tersebut akan naik dengan kisaran 10% pada September 2013. Kenaikan tarif tol itu naik setiap dua tahun sekali.

Adapun kenaikan tarif jalan tol JSMR telah diatur dalam Undangundang No 38 tahun 2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah (PP) No 15/2005 mengenai Jalan Tol. Kenaikan sebesar 10% didapat dari total inflasi dalam waktu dua tahun.

Hingga akhir September 2012, JSMR berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 5.6 triliun, naik sekitar 55% dari Rp3,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sedangkan laba bersih JSMR hingga akhir kuartal ketiga 2012 mencapai Rp1,3 triliun, naik sekitar 24% dari Rp1,04 triliun pada akhir kuartal ketiga 2011.

Selain kenaikan tarif di sembilan ruas tol pada kuartal tiga 2013, lima ruas tol milik JSMR juga akan beroperasi tahun ini. Kelima ruas tol tersebut adalah Nusa Dua-Ngurah Rai- Benoa, JORRW2 Utara, Ungaran-Bawen, Gempol-Pandaan, dan Kriyan-Mojokerto seksi 4.

Perseroan berharap ruas tol Nusa Dua-Ngurah Rai- Benoa dapat rampung pada April 2013. Sementara ruas Ungaran-Bawen penyelesaiannya sudah mencapai 71%, ruas tol JORR W2 Utara secara keseluruhan sudah selesai, dan ruas Gempol-Pandaan telah berhasil melakukan pembebasan tanah hingga 98%.

Dengan kenaikan tarif tol dan beroperasinya beberapa ruas tol tahun ini, JSMR pun menargetkan pendapatan 2013 meningkat 16% menjadi Rp6.5 triliun dari target pendapatan 2012 sebesar Rp5,6 triliun.

Saat ini, JSMR diperdagangkan dengan PE 2013 sebesar 19,7 kali dengan EV/EBITDA 11,02 kali. Benedictus Agung dari Samuel Sekuritas memberi rekomendasi positif untuk emiten ini, “Rekomendasi beli saham JSMR,”ujarnya.

Sedangkan konsensus Bloomberg mencatat 16 analis merekomendasi beli, 4 analis merekomendasi hold, dan 1 analis merekomendasi jual dengan target harga Rp6.702 per saham. [ast]