Uang bisa diibaratkan sebagai keran bocor jika tidak dikelola dengan baik. Uang hanya akan singgah sebentar di tabungan atau dompet Anda tanpa bekas apabila tidak tahu bagaimana pengelolaannya.

Nah, berikut ini ada lima strategi manajemen uang yang dijelaskan oleh Bryan, Head of Business Development Kresna Securities dalam workshop “Money Management”, Minggu (7/10) di Jakarta Convention Center.

Pertama, harus buat daftar “value”.
Setiap orang mempunyai value atau nilai yang berbeda-beda. Ada yang menginginkan mobil ataupun rumah. “Di sini kita harus tahu apa yang kita mau,” tutur Bryan.

Kedua, mengatur tujuan (mengacu pada nilai).
Di sini, ketika kita sudah mengetahui nilai apa yang ingin kita capai, selanjutnya adalah kita harus melakukan apa untuk mencapai nilai itu.

Ketiga, menentukan pendapatan dan pengeluaran.
Di sini, kita membuat catatan pada pendapatan kita. Kita meninjau di mana uang atau pendapatan kita akan dikeluarkan. “Kita harus tahu pengeluaran kita di mana,” ungkap Bryan.

Keempat, merencanakan anggaran.
Yang penting di sini adalah anggaran kita harus mencakup keperluan dulu, bukan keinginan. Pengeluaran kita harus kurang atau sama dengan total pendapatan.

Kelima, kembangkan uang.
Pertama, Isilah dengan dana darurat. Dan dalam hal ini, terang Bryan, bisa dilakukan dalam bentuk produk asuransi yang dapat digunakan apabila sakit. Simpanlah uangmu sebisa yang Anda mampu setiap bulannya, dan temukan cara untuk menyimpan atau menginvestasikannya. |kontan.co.id