JAKARTA – PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) berupaya untuk meningkatkan kehati-hatian transaksi di pasar modal melalui sosialisasi kepada para anggota kliring.

Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi menjelaskan dalam menjalankan tugasnya, KPEI selalu berkonsultasi kepada anggota komite. Hasan menjelaskan, anggota komite ini yang menjadi wasit manajemen KPEI dalam menentukan kebijakan prosedur maupun pengelolaan risiko.

“Setiap bulannya, komite haircut yang secara teliti meneliti tingkat risiko setiap saham dan menentukan tingkat haircut yang ditentukan kepada setiap saham dimaksud,” ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (18/10/2017).

Baca Juga: Tingkatkan Keamanan, KPEI Perkuat Sistem Teknologi Informasi

Sementara itu, pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Zaki Mubarak menjelaskan dalam melaksanakan keputusan yang penting selalu mengadakan konsultasi jadi bukan sekadar mengambil keputusan kepada komite risiko dan komite haircut.

“Kami sebagai ujung tombak dan KPEI adalah penjaga gawang sehingga KPEI tidak kebobolan, jadi industri ini aman dan nyaman bagi semua pelaku kepentingan,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Komite Haircut Rudy Utomo mengatakan kehati – hatian menjadi fokus utama untuk memberikan layanan terbaik bagi investor, sehingga pasar modal menjadi aman.

Komite haircut sendiri, kata Rudy, memformulasikan haircut setiap bulannya dengan memberikan penilaian setiap saham yang ada tiap bulannya.

“Bagaimana kami memberikan prudence daripada stakeholder yang ada sehingga sehingga pasar modal menjadi lebih baik untuk selanjutnya,” jelas dia.

“Satu yang kami fokuskan adalah bagaimana meningkatkan tingkat prudence yang diberikan pada KPEI, karena dengan jaminan prudence akan meningkatkan tingkat confidence para pelaku pasar untuk melakukan transaksi dengan baik,” sambungnya.

Dalam rangka sosialisasi tentang perlindungan di pasar modal, maka Komite Kebijakan Kredit dan Pengendalian Risiko serta Komite Haircut, mengadakan Kegiatan Capacity Building Anggota Kliring 2017. Kegitan ini dilangsungkan di Bursa Efek Indonesia.

(dni)



Source link