INILAHCOM, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan memfokuskan anak usahanya PT Mitratel ke bisnis tower.

“Mitratel kita fokuskan ke bisnis tower. Emang sbelumnya ada beberapa portofolio. Tapi kita pindahkan ke Telkom infrastruktur agar Mitratel bisa diunlock dan kita optimalkan dari sisi operasional dan capital gain,” ujar Direktur Inovasi dan Strategi, Indra Utoyo usai RUPS di Jakarta, Jumat (4/4/2014).

Indra menjelaskan Mitratel yang akan fokus bisnis tower agar bisa unlock atau membuka kunci dengan beberapa opsi. Sebab bisnis tower membutuhkan permodalan yang tidak sedikit. “Telkom sedang lakukan opsi terbaik untuk unlock yaitu jual, merger, IPO, backdoor listing dan doing nothing,” katanya.

Setidaknya, menurut Indra, dari berbagai pencarian permodalan mengkrucut pada dua opsi. “Dari filter ini, kita kaji 2 opsi terbaik. Backdoor listing dan IPO. Implementasinya bisa kita dapat awal 2015. Keputusannya kuartal tiga tahun ini,” kata Indra.

Sementara mengenai rencana belanja modal tahun ini, Indra mengatakan belanja modal atau Capex sebesar 25%. “Capex 20-25 persen dari pendapatan. Kita lihat nanti kompetisi seperti apa,” katanya. [hid]


Inilah.com – Pasarmodal