Jakarta – Usai pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, PT Victoria Management Investasi meluncurkan produk reksa dana Victoria Prime Equity Fund pada Kamis (23/3). Reksadana Victoria Prime Equity Fund merupakan reksadana saham pertama yang diluncurkan manajer investasi yang berdiri pada 31 Desember 2014 ini.

Reksadana Victoria Prime Equity Fund memiliki efek ekuitas sebanyak 80-100% dan efek obligasi / pasar uang sebanyak 0-20%. Berbeda dari reksadana saham lainnya, alokasi saham pada reksadana terbagi pada core stock dan satellite stocks.

Direktur Utama PT Victoria Management Investasi Juntrihary M. Fairly menjelaskan bahwa core stock mengacu pada saham-saham yang tergabung dalam IDX30. “Setelah melakukan kajian analisis kami memilih IDX30 menjadi benchmark untuk produk reksa dana ini karena dalam kurun waktu 3 maupun 5 tahun pertumbuhan IDX30 melampaui pertumbuhan IHSG dan LQ45,” ujar Juntrihary M. Fairly.

Apalagi permintaan pasar terhadap reksa dana saham tinggi sekali. “Terbukti secara industri kepemilikan terhadap reksa dana saham tinggi dibandingkan yang lain,” katanya. Menjawab permintaan nasabah, Victoria Manajemen Investasi meluncurkan produk reksa dana berbasis saham. Sementara itu, Juntrihary juga menargetkan imbal hasil yang diberikan reksa dana Victoria Prime Equity Fund mencapai 12-15% tahun 2017.

Hingga akhir tahun perseroan berencana akan menerbitkan 3 sampai 4 produk reksa dana. “Untuk reksa dana baru masih dipersiapkan ada reksadana terproteksi, juga kami akan membuat reksadana yang berbasis syariah dengan melihat kondisi dan opportunity yang ada,” kata Juntrihary.(Indah Pujiastuti)

Indah Pujiastuti/FW

Majalah Investor

Source link