Kamis, 28/09/2017


Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yoseph Kaburuan meminta masyarakat untuk mewaspadai tawaran investasi bodong yang mengatasnamakan pasar modal.”Kami meminta masyarakat untuk mewaspadai tawaran investasi yang mengatasnamakan pasar modal dengan menawarkan saham, namun dalam bentuk komoditasnya,” katanya di Pangkalpinang, kemarin.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu penawaran investasi supaya tidak menjadi korban penipuan yang saat ini sedang marak terjadi.”Untuk mengetahui tentang investasi yang ditawarkan itu benar atau tidak dapat menanyakan kepada kami sebagai penyedia informasi mengenai pasar modal,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan ketentuan hukum saham yang ditawarkan harus atas nama perusahaan bukan dalam bentuk barang karena perseroan terbatas (PT) itu terdiri atas saham yang dapat diperjualbelikan.”Saat ini di beberapa daerah investasi bodong semakin marak dengan jumlah investasi hingga milyaran rupiah,” ucapnya.

Dia menjelaskan, ciri investasi bodong biasanya menawarkan keuntungan besar dan cepat tetapi palsu.”Seringkali ada tawaran investasi menggiurkan tapi ternyata itu bodong dan sayangnya masyarakat sudah investasi dengan nilai yang sangat besar,” paparnya.

Masyarakat, lanjutnya, harus tau dulu perusahaannya, di-list dulu lalu lihat perlindungannya.”Jangan mudah tertipu, cari regulatornya dan pelajari terlebih dahulu investasinya seperti apa. Pastikan pilihan investasi yang legal,” tuturnya. (ant/bani)



Source link