DALAM upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang sertifikasi profesi, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bank Mandiri menyelenggarakan kegiatan Internalisasi SDM Asesor yang berlangsung di Mandiri University, Daan Mogot, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari agenda strategis peningkatan kualitas dan kompetensi para asesor sebagai ujung tombak pelaksanaan asesmen. (11/07/2025)
Menghadirkan NS Aji Martono, Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), acara ini menitikberatkan pentingnya peran asesor dalam menjaga integritas dan mutu pelaksanaan sertifikasi.
Asesor: Penjaga Gerbang Kompetensi
Dalam sesi pembukaannya, Aji menyampaikan bahwa asesor bukan sekadar profesi teknis, melainkan garda depan yang menentukan sejauh mana standar kompetensi benar-benar dijalankan dan bukan hanya tertulis.
“Seorang asesor bukan hanya mengukur, tapi juga mencerminkan kualitas sistem sertifikasi itu sendiri. Maka, pembinaan SDM asesor adalah investasi yang tidak bisa ditunda,” ujar Aji.
Menurutnya, keberhasilan LSP—termasuk di sektor perbankan—sangat bergantung pada kapabilitas dan integritas asesor yang menjalankan fungsi asesmen dengan adil, objektif, dan sesuai kaidah etik profesi.
Membangun Budaya Sertifikasi yang Kuat
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi LSP Bank Mandiri untuk melakukan konsolidasi internal dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi standarisasi, profesionalisme, dan keberlanjutan.
Dengan meningkatnya tuntutan terhadap tenaga kerja bersertifikasi, internalisasi ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kualitas pelaksanaan asesmen yang sejalan dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang telah ditetapkan BNSP.
Aji menegaskan bahwa dunia kerja ke depan tidak hanya bicara soal ijazah, tetapi pengakuan kompetensi yang terbukti.
“Lembaga sekuat Bank Mandiri punya peran penting untuk menunjukkan bahwa kompetensi itu bisa dibangun secara terstruktur dan diakui secara nasional,” tuturnya.
Kompeten Itu Budaya, Bukan Hanya Proyek
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, LSP Bank Mandiri menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas SDM internal dan sistem sertifikasi yang mereka jalankan.
“Menjadi kompeten itu bukan program jangka pendek. Ia harus menjadi budaya kerja. Dan di situlah asesor memainkan peran krusial,” pungkas Aji Martono.




