NS Aji Martono: Peran Asesor Adalah Pilar Utama Sertifikasi Kompetensi

NS Aji Martono: Peran Asesor Adalah Pilar Utama Sertifikasi Kompetensi

DI TENGAH suasana santai namun hangat di Retro Café, Ampera – Jakarta, diskusi rutin yang digelar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR) menghadirkan sosok penting dalam dunia sertifikasi nasional: NS Aji Martono, Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kegiatan yang berlangsung dari siang hingga sore hari ini menjadi ruang reflektif yang menyegarkan di akhir pekan, Jakarta (11/07/25)

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Aji menyampaikan pandangannya seputar penguatan peran asesor kompetensi, khususnya di bidang manajemen risiko—sektor strategis yang kini makin relevan di tengah ketidakpastian global.

Asesor, Penjaga Integritas Kompetensi

“Asesor adalah garda terdepan yang menjaga mutu dan kepercayaan terhadap sistem sertifikasi nasional,” tegas Aji membuka paparannya.

Ia mengingatkan bahwa dalam dunia yang serba cepat berubah, kompetensi bukan hanya soal kemampuan teknis, tapi juga tentang integritas dan komitmen menjaga standar.

Dalam konteks manajemen risiko, seorang asesor tidak cukup hanya paham teori.

Ia harus mampu membaca dinamika risiko, menilai profesional dengan adil, dan menjadi cermin etika dalam setiap proses asesmen.

Diskusi Hangat, Pembelajaran Bersama

Meski berlangsung dalam suasana santai, diskusi yang dihadiri para asesor dan pengelola LSP BSMR ini menyentuh banyak hal mendasar:

bagaimana menyikapi perubahan skema, tantangan menjaga objektivitas dalam asesmen, hingga kebutuhan peningkatan kapasitas asesor secara berkelanjutan.

Aji mendorong agar LSP tidak hanya berperan sebagai penyelenggara asesmen, tetapi juga menjadi rumah belajar bagi para asesor.

“Rutin berdiskusi seperti ini penting—karena menjaga kompetensi bukan kerja satu kali, tapi kerja seumur hidup,” ujarnya.

Menjaga Kompetensi, Menjaga Kepercayaan

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa penguatan SDM bukan hanya urusan kebijakan di atas meja, tapi juga butuh ruang-ruang pertemuan informal yang membangun kedekatan, kepercayaan, dan pembelajaran sejati.

Menurut Aji, konsistensi menjaga kualitas asesor akan berdampak langsung pada kredibilitas LSP, dan pada akhirnya membentuk kepercayaan industri terhadap sertifikasi kompetensi nasional.

Misi Kompeten untuk Indonesia Tangguh

Mengakhiri sesi, Aji menyampaikan harapan agar LSP BSMR terus menjadi contoh dalam menjaga mutu dan etika.

“Jangan pernah lelah menjaga kompetensi. Karena dengan kompetensi, kita menjaga kualitas bangsa. Dan dengan integritas, kita menjaga harapan masyarakat terhadap profesi,” tuturnya.

Diskusi ditutup dengan obrolan ringan, kopi hangat, dan semangat yang sama: menjadi profesional yang tidak hanya tersertifikasi, tetapi juga benar-benar kompeten.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses